FEATURED: What to watch in the markets today  - read our article!
HeadlineKasus KorupsiKriminalPemerintahan

Peras Kades, Bupati Lira Bondowoso Terjaring OTT Tim Saber Pungli

BONDOWOSO (ringgit.id)- Lagi, Tim Saber Pungli Kabupaten Bondowoso, kembali menangkap mangsanya dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT). Kali ini bukannya pejabat pemerintahan yang tertangkap, namun oknum aktivis atau pejabat LSM di Kota Tape ini.

Disebut-sebut, polisi mengamankan oknum Bupati LSM Lira Bondowoso berinisial AHR, Jumat (23/11) sore. AHR diduga meminta sejumlah uang fee Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) kepada sejumlah Kepala Desa (Kades) di Kecamatan Klabang, Bondowoso.

Kabar OTT tersebut dibenarkan Kapolres Bondowoso, AKBP Febriansyah. Namun Kapolres yang baru menjabat sekitar dua pekan ini, enggan menyebut nama pelaku yang diduga melakukan pemerasan tersebut. Namun ia mengaku telah mengamankan salah seorang Ketua LSM, yang diduga melakukan pemerasan.

“Memang benar ada OTT terkait pungli ADD dan DD, yang dilakukan oleh seseorang yang masih kami periksa saat ini,” kata Kapolres Febriansyah, Jumat (23/11), saat dikonfirmasi melalui ponselnya.

Sayangnya, Febriansyah enggan mengemukakan secara detil terkait kronologi OTT tersebut. Karena pihaknya masih melakukan pemeriksaan untuk memperjelas masalah yang terjadi. “Kita masih bekerja, jadi belum bisa memberikan keterangan secara detail,” ujarnya.

Informasi yang dihimpun, dari OTT tersebut diamankan uang senilai Rp70 juta, yang diduga hasil pemerasan yang dilakukan AHR, oknum Ketua LSM di Bondowoso.

Sementara itu, Asisten 1 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso, Agung Trihandono mengatakan, pencairan ADD dan DD tahap ketiga telah dicairkan bulan ini. “DD dan ADD tahap terakhir sudah cair dan sudah diterima oleh kepala desa,” ujarnya.

Pencairan DD dan ADD berlangsung tiga tahap. Tahap pertama 20 persen, tahap kedua 40 persen dan tahap ketiga 40 persen.

Perlu diketahui, besaran DD dan ADD di Kabupaten Bondowoso dari tahun ke tahun, terus mengalami kenaikan. Tahun 2017 anggaran DD mencapai Rp 173,9 Miliar dan ADD Rp 99,9 Miliar. Sedangkan di Tahun 2018, anggaran DD mencapai Rp197,1 Miliar dan ADD kisaran Rp 98,4 Miliar. (fur/ red)

Related posts
BencanaCovid-19Headline

Rapid Test 4 Warga Bondowoso Kluster Gowa Hasilnya Reaktif

HeadlineUmum

Diduga Ada Penyerobotan BPNT di Desa Sukosari Jember

BencanaCovid-19HeadlineNasional

Kabar Kurang Enak!!! 39 Warga Kembali Terpapar Covid-19, Situbondo Positif 51

BencanaCovid-19HeadlineNasional

Sempat Ditolak Warga, Jenazah Pasien Covid-19 Dimakamkan Dengan Protap Kesehatan

Sign up for our Newsletter and
stay informed

Comment