FEATURED: What to watch in the markets today  - read our article!
HeadlineKriminal

Cagar Budaya Dirusak? Fraksi PDIP Bondowoso Minta Diproses Hukum

BONDOWOSO (ringgit.news)- Himbauan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) agar PT Indah Karya (Persero) cabang Bondowoso, menghentikan kegiatan pembangunan yang dinilai merusak sebagian besar kekayaan Megalitikum di Kota Tape ini, mendapat reaksi dan dukungan Ketua Fraksi PDI-P, Sinung Sudrajad.

Tak hanya itu, Sinung juga meminta penegakan hukum atas kejadian tersebut. Respon ini muncul lantaran pembanguan pabrik triplek, yang berlokasi di Desa Pekauman Kecamatan Grujugan ini, dibangun di tempat cagar budaya tanpa mengantongi ijin dari pihak Balai Pelestarian Cagar Budaya Provinsi Jawa Timur.

Apalagi, kabarnya beberapa megalitikum dipindah dan dirusak. “Saya sangat mengapresiasi langkah taktis dari Kepala Disdikbud yang langsung turun ke lokasi, untuk menyelamatkan peninggalan Megalitikum yang kita miliki. Karena hal ini bukan kekayaan remeh temeh, dan sebagai bagian penting sejarah peradaban manusia,” tegasnya.

 

Dijelaskan Sinung, Kabupaten Bondowoso sejak Desember 2018 lalu, telah ditetapkan sebagai pusat kota Megalitikum di Jawa Timur. Dengan kekayaan yang dimiliki Bondowoso, berjumlah sekitar 1200 titik lebih.

Berdasarkan keputusan itu, pihaknya mengaku tengah melakukan terobosan terkait keberpihakan investasi dari luar untuk masuk ke Bondowoso. Sehingga diperlukan good will masing – masing pemangku kebijakan untuk bersinergi, bukan malah merusaknya.

 

“Miris ketika Pemerintah berkomitmen untuk melindungi dan melestarikan kekayaan yang ada sesuai aturan yang berlaku. Namun ada pihak – pihak yang dengan sengaja atau malah justru menelantarkan kekayaan yang tengah digenjot, untuk dijadikan salah satu ikon Bondowoso,” tukasnya.

Diberitakan sebelumnya, Pembangunan PT Indah Karya (Persero) cabang Bondowoso, dinilai merusak sebagian cagar budaya, berupa batu yang telah ditetapkan sebagai cagar budaya. Selain itu, proses pembangunan pengembangan Pabrik ini tak mengantongi ijin dari Balai Besar Pelestarian Cagar Budaya Provinsi Jawa Timur.

 

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Bondowoso, Harimas yang datang ke lokasi pembangunan mengaku, baru mengetahui kejadian ini dari stafnya. Sehingga ia menghimbau kepada pihak PT Indah Karya, agar menghentikan pembangunan sebelum ada keputusan bersama. (fik/ red)

Related posts
BencanaCovid-19Headline

Rapid Test 4 Warga Bondowoso Kluster Gowa Hasilnya Reaktif

HeadlineUmum

Diduga Ada Penyerobotan BPNT di Desa Sukosari Jember

BencanaCovid-19HeadlineNasional

Kabar Kurang Enak!!! 39 Warga Kembali Terpapar Covid-19, Situbondo Positif 51

BencanaCovid-19HeadlineNasional

Sempat Ditolak Warga, Jenazah Pasien Covid-19 Dimakamkan Dengan Protap Kesehatan

Sign up for our Newsletter and
stay informed

Comment