FEATURED: What to watch in the markets today  - read our article!
HeadlinePemerintahan

Bupati Dadang Bantah Diperiksa KPK, Tapi Akui Diklarifikasi Hanya 40 Menit

SITUBONDO (ringgit.news)- Kabar pemeriksaan yang dilakukan Komisi pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Bupati Situbondo, Dadang Wigiaro, Sekretaris Daerah (Sekda) Saifullah, beserta sejumlah pejabat dinas lainnya, mendapat bantahan dari Sekda Syaifullah.

Namun Bupati Dadang Wigiarto tak menampik, jika dirinya bertemu tim KPK di Surabaya. Begini cerita Bupati Dadang dan Sekda Syaifullah, saat ditemui awak media di Intelegency Room (IR) Pemerintah Kabupaten (pemkab) Situbondo .

Dikatakan Syaifullah, dirinya bersama Bupati Dadang ke Kantor Gubernur Surabaya, dalam rangka klarifikasi saja dan pencocokan terkait laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN). Bukan pemeriksaan kasus korupsi seperti yang dihembuskan selama ini.

“Kami ke Kantor Gubernur di Surabaya. Bukan pemeriksaan, klarifikasi tersebut berjalan ancar, sekitar 45 menit. Begitu juga dengan bapak Bupati, yang lebih cepat dari saya. Sekitar 40 menitan lah, sudah selesai,” papar Syaifullah.

Klarifikasi itu, lanjutnya, ditujukan kepada pejabat yang jabatannya strategis. Seperti Bupati, Sekda, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud). Itupun dilakukan secara bertahap.

Ditempat yang sama di Ruang IR Pemkab Situbondo, Bupati Dadang membenarkan adanya klarifikasi yang dilakukan KPK, terhadap dirinya dan Sekda Syaifullah di Kantor Gubernur Surabaya.

“Ya benar, itu bersifat klarifikasi, secara adminidtratif, terkait LHKPN,” ujar Dadang.

Dadang juga mengaku, klarifikasi LHKPN terhadap dirinya, Sekda dan sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) itu hanya sampel saja. Jadi tidak semuanya.

“Ya itu kan sampel, artinya klarifikasi tersebut selain adminidrasi saja, agar kita  bertindak dengan jujur. Jadi sample aja, untuk LHKPN setiap tahun, kami melaporkannya bersama ASN lainnya,” pungkasnya. (asr/ lah)

Related posts
BencanaCovid-19Headline

Rapid Test 4 Warga Bondowoso Kluster Gowa Hasilnya Reaktif

HeadlineUmum

Diduga Ada Penyerobotan BPNT di Desa Sukosari Jember

BencanaCovid-19HeadlineNasional

Kabar Kurang Enak!!! 39 Warga Kembali Terpapar Covid-19, Situbondo Positif 51

BencanaCovid-19HeadlineNasional

Sempat Ditolak Warga, Jenazah Pasien Covid-19 Dimakamkan Dengan Protap Kesehatan

Sign up for our Newsletter and
stay informed

Comment