FEATURED: What to watch in the markets today  - read our article!
DesakuHeadlinePemerintahanUmum

Pertama Kali di Situbondo, Kades Gebangan Lakukan Proses Lelang TKD Secara Terbuka

SITUBONDO (ringgit.id)- Pemerintah Desa (Pemdes) Gebangan Kecamatan Kapongan, Situbondo, Jawa Timur, akhirnya melelang Tanah Kas Desa (TKD) yang menjadi aset berharga. TKD Gebangan seluas 3,5 Hektare (ha) ini nantinya, secara resmi akan dikelola oleh pihak ketiga, baik perorangan atau lembaga berbadan hukum.

Setelah, Kepala Desa (Kades) Gebangan memfasilitasi Musyawarah Desa (Musdes) yang diselenggarakan oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD) setempat, tentang “Proses Lelang Sewa TKD”. Namun karena Ketua BPD berhalangan hadir, Musdes Sosialisasi ini dipimpin perwakilan Pemdes, disaksikan sejumlah anggota BPD dan undangan yang hadir.

Tak tanggung-tanggung, dalam acara Musdes Proses Lelang TKD yang pertama kalinya dan satu-satunya di gelar oleh desa di Kabupaten Situbondo ini, mengundang jajaran Forum Pimpinan Kecamatan (Forpinca), yakn, Camat Buchari, Kapolsek AKP H Mandur, Danramil Marwito, pendamping Desa dan FKIM. Serta jajaran LPM, Karang Taruna, para Ketua RT/RW, tokok agama, tokoh masyarakat, perwakilan perempuan dan para Kepala Dusun (kasun).

Dalam sambutannya, Kepala Desa (Kades) Gebangan Kecamatan Kapongan, Joko Sabar menegaskan, bahwa dirinya ingin pengelolaan aset desa berupa TKD di desanya, dilakukan dengan transparan dan akuntabel. “Sesuai aturan Perbup Situbondo 64 Tahun 2017, bahwa TKD harus dilelang dalam pengelolaannya. Makanya kita lakukan ini, untuk menjalankan aturan,” ungkapnya.

Joko, panggilan akrabnya mengaku, selama ini memang TKD di desanya dikelola sendiri oleh pihak desa. Meski secara administrasi sudah masuk ke rekening desa dan tertuang dalam APBDes. Namun saat ini, pihaknya ingin benar-benar pengelolaan TKD sesuai dengan regulasinya.

“Kami hanya ini pengelolaan TKD ini sesuai aturan. Meski kami tahu di Kabupaten Situbondo ini belum ada desa yang resmi melelang dalam pengelolaan TKD. Saya berharap, nantinya bisa dipertanggung jawabkan pengelolaan keuangan secara administrasi dan peruntukannya,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Camat Kapongan, Buchari sangat mendukung dan mengapresiasi langkah yang dilakukan Kades Joko. Diharapkan, juga bisa ditiru dan diterapkan di desa lainnya, khususnya di wilayah kecamatan yang ia pegang. “Ini luar biasa dan hebat. Karena berani menjalankan aturan yang belum dilakukan desa lainnya. Semoga ini bisa ditiru desa lain,” pesan Buchari singkat.

Sementara Danramil Marwito dan Kapolsek Mansur, juga mengapresiasi dan berterima kasih atas langkah Pemdes Gebangan. Sebab persoalan TKD saat ini, cukup meresahkan masyarakat. “Yang dilakukan Kades Gebangan ini, menjadi jawaban dan solusi. Bahwa aturan dijalankan, maka pemdes khususnya Kades, tidak akan akan tersandung hukum,” papar AKP Mansur dalam sambutannya.

Akhirnya, dalam Musdes Sosialisasi Proses Lelang TKD ini dibentuklah Panitia Lelang yang ketuanya disepakati diserahkan kepada Tolak Abdul Jamil, selaku Ketua LPM. Sedangkan Sekretaris, secara otomatis dipegang Sekretaris Desa, Joni. Anggotanya 2 orang dari unsur perangkat desa dan 1 unsur LPM. Mereka bertugas melakukan proses lelang sampai terbitnya dokumen kontrak.

Selain membentuk panitia, juga dalam Musdes dibentuk Tim Survei yang berasal dari Perangkat Desa berjumlah 3 orang. Tim Survei inilah, yang akan melakukan survei harga sewa TKD berupa sawah, sesuai dengan harga pasaran setempat. Nantinya, Panitia dan Tim Survei sebelum bekerja akan dikuatkan dengan Surat Keputusan (SK) Kades, dalam menjalankan tugasnya. (Frengki/ red)

Related posts
BencanaCovid-19Headline

Rapid Test 4 Warga Bondowoso Kluster Gowa Hasilnya Reaktif

HeadlineUmum

Diduga Ada Penyerobotan BPNT di Desa Sukosari Jember

BencanaCovid-19HeadlineNasional

Kabar Kurang Enak!!! 39 Warga Kembali Terpapar Covid-19, Situbondo Positif 51

BencanaCovid-19HeadlineNasional

Sempat Ditolak Warga, Jenazah Pasien Covid-19 Dimakamkan Dengan Protap Kesehatan

Sign up for our Newsletter and
stay informed

Comment